Tunggakan Tinggi, Perumdam Batiwakkal Kekurangan Tenaga Penyegel
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Terbatasnya tenaga penagih dimiliki Perumdam
Batiwakkal saat ini yang hanya berjumlah 8 orang, terdiri dari 5 tenaga lapangan, 1 Kasubag dan 2 tenaga
administrasi.
Kondisi ini membuat kemampuan menyegel seluruh meteran yang
menunggak hanya bisa direalisaikan perbulannya sekitar 1500 sampai 2000
sambungan. Padahal jumlah meteran orang yang menunggak mencapai 5000 sampai
6000 pelanggan.
“Tidak ditambah karena keterbatasan kemampuan keuangan Perumdam
Batiwakkal sudah 14 tahun belum melakukan penyesuain tariff,” jelas Direktur
Perumdam Batiwakkal Saipul Rahman.
Jumlah petugas sebanyak 8 orang itu tambah Saipul Rahman sudah
jumlah cukup banyak, pasalnya saat baru pertama bertugas di Perumdam jumlah
petugas menangani penagihan hanya berjumlah 2 orang.
“Karena melihat petugas penagihan saya anggap penting, maka saya
maksimalkan bisa menjadi 8 ,” terang Saipul Rahman.
Terkait soal kenaikan tariff, Saipul Rahman memberikan jawaban. Bahwa pihaknya tidak akan mendorong lagi. Adanya pertimbangan kenaikan tariff itukan di luar kewenangan Perumdam Batiwakkal, jadi ke depan apa yang bisa dioptimalkan akan dioptimalkan lagi.
“Solusi saat ini bisa kami lakukan mengarahkan tenaga kerja yang
ada aja untuk diarahkan lagi kesana. Saat ini pun kami juga sudah ada Tim penyegelan khusus untuk melakukan
penyegelan dari sisi manajemen itu saja bisa dilakukan,” tukas Saipul Rahman
lagi. (sep/FN)